{"id":117,"date":"2019-11-16T04:25:44","date_gmt":"2019-11-16T04:25:44","guid":{"rendered":"http:\/\/linguistik.sps.upi.edu\/?p=117"},"modified":"2024-07-07T04:22:59","modified_gmt":"2024-07-07T04:22:59","slug":"linguistik-klinis-ada-gangguan-apa-terhadap-bahasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/linguistik-sps.upi.edu\/?p=117","title":{"rendered":"Linguistik Klinis: ada gangguan apa terhadap bahasa?"},"content":{"rendered":"\n<p>Linguistik klinis merupakan bagian\ndari linguistik terapan, yaitu sintesis antara dunia kebahasaan dengan kajian\nklinis. Fokus eksplorasi linguistik klinis ini adalah bagaimana gangguan yang\nterjadi pada otak mempengaruhi produksi bahasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Fakta secara klinis menunjukan\nterdapat \u2018language faculty\u2019 yang berada pada bagian kepala, dimana bagian ini menjadi\ninti dalam proses produksi bahasa seseorang. Jika bagian ini terganggu, maka produksi\nbahasa pun akan terganggu.<\/p>\n\n\n\n<p>Gangguan seperti demensia, afasia,\ndisleksia, disartia, dan gangguan terhadap produksi bahasa lainnya dapat dideteksi\nmelalui kajian linguistik klinis. Pada dasarnya, demensia adalah gangguan neurologis\nyang berpengaruh terhadap daya ingat, termasuk kemampuan berbahasa. Dalam\ntahapan tertentu, pengidap penyakit ini akan mangalami lupa terhadap konsep\nkata tertentu, atau sulit menemukan kata yang tepat saat berbicara. Dalam kasus\ntertentu, kemampuan bahasa dapat dilatih kembali dengan metode-metode yanga\nkhusus. Terdapat pula penelitian yang menunjukan tindakan pencegahan gangguan\nneurologis tersebut, seperti salah satunya adalah belajar untuk menguasai lebih\ndari satu bahasa (oleh Thomas Bark, Pusat Penuaan Kognitif, University of\nEdinburgh).<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kasus afasia, gangguan yang\nterjadi secara langsung mengganggu proses produksi bahasa, lebih spesifiknya\ndalam berkomunikasi. Gejalanya dapat dilihat dari pemilihan kata. Sering kali\npenderita afasia akan sulit merangkai dan memilih kata dengan benar. Sebagai salah\nsatu tindakan penyembuhan, pengidap afasia dapat diterapi dengan latihan\nberbicara. Linguistik klinis dapat menawarkan metode terapi berbicara sesuai\ndengan kebutuhan penderita.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya, gangguan-gangguan\nberbahasa tersebut memang sering kali berhubungan dengan kondisi neurologis\natau otak, karena memang secara klinis dibuktikan bahwa baiknya kemampuan\nberbahasa sangat bergantung kepada kondisi otak, khususnya \u2018language faculty\u2019.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Linguistik klinis merupakan bagian dari linguistik terapan, yaitu sintesis antara dunia kebahasaan dengan kajian klinis. Fokus eksplorasi linguistik klinis ini &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3690,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/linguistik-sps.upi.edu\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/117"}],"collection":[{"href":"https:\/\/linguistik-sps.upi.edu\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/linguistik-sps.upi.edu\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik-sps.upi.edu\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik-sps.upi.edu\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=117"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/linguistik-sps.upi.edu\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/117\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":189,"href":"https:\/\/linguistik-sps.upi.edu\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/117\/revisions\/189"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik-sps.upi.edu\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/linguistik-sps.upi.edu\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik-sps.upi.edu\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik-sps.upi.edu\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}